Nasional 2 mnt baca

Tes DNA Jadi Kunci Identifikasi, Polda Jatim Serahkan Jenazah Ibu Dan Anak Korban Kasus Madiun

R
R. Syarif Umar Al Faruq P Diterbitkan pada 05 Nov 2026, 01:19 WIB
Tes DNA Jadi Kunci Identifikasi, Polda Jatim Serahkan Jenazah Ibu Dan Anak Korban Kasus Madiun

Banaspatnetseven.com || SURABAYA – Kepastian identitas dua korban pembunuhan di Kota Madiun akhirnya diperoleh setelah tim forensik Polda Jawa Timur menyelesaikan pemeriksaan DNA. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar penyerahan jenazah seorang ibu dan anak kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso, Surabaya, Rabu (4/11/2026).

Penyerahan dilakukan setelah tim Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Jatim menuntaskan serangkaian pemeriksaan forensik terhadap temuan tulang yang berkaitan dengan penyidikan kasus tersebut.

Prosesi penyerahan jenazah dipimpin Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. Wahono Edhi. Kegiatan itu turut dihadiri Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy H.M. Sihombing, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, serta Karumkit Bhayangkara Surabaya Kombes Pol dr. Bayu Dharma Shanti.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Wahono Edhi menerangkan, tim forensik telah memeriksa sebanyak 15 fragmen tulang yang ditemukan dalam rangkaian penanganan perkara pembunuhan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh fragmen dipastikan merupakan tulang manusia dan berasal dari dua individu berbeda. Untuk mengetahui identitasnya secara lebih akurat, petugas kemudian melakukan analisis DNA dengan membandingkan sampel temuan dengan sampel biologis dari pihak keluarga korban.

Hasil pengujian tersebut memastikan bahwa fragmen tulang yang diperiksa berasal dari dua korban dalam kasus pembunuhan di Kota Madiun, yakni seorang ibu dan anak.

Wahono menjelaskan, proses identifikasi membutuhkan ketelitian tinggi. Pasalnya, beberapa fragmen ditemukan dalam ukuran relatif kecil sehingga identitasnya tidak dapat ditentukan hanya melalui pengamatan bentuk anatomi.

Namun, melalui pemeriksaan forensik yang dilanjutkan dengan analisis DNA, tim Dokpol berhasil memperoleh kepastian identitas berdasarkan hasil ilmiah.

Setelah seluruh tahapan identifikasi dinyatakan selesai, Polda Jatim menyerahkan jenazah kedua korban kepada keluarga untuk selanjutnya menjalani proses pemakaman.

Penyerahan tersebut sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga mengenai identitas korban setelah melalui proses pemeriksaan forensik.

Di sisi lain, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim masih melanjutkan penyidikan kasus pembunuhan tersebut. Penyidik berupaya melengkapi alat bukti dan menuntaskan penanganan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polda Jatim juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta menghormati proses pemakaman kedua korban.

Kepolisian menegaskan bahwa pengungkapan dan penanganan perkara akan terus dilakukan secara profesional, cermat, serta berlandaskan alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Masyarakat diimbau untuk menghormati privasi keluarga korban dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait identitas maupun perkembangan penyidikan. Publik diharapkan menunggu keterangan resmi dari kepolisian agar informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menimbulkan spekulasi.

 

Hms / Mohamad Yunus

Bagikan Artikel Ini

Sebarkan informasi dan artikel ini kepada publik.