Nasional 2 mnt baca

LBB 2026 Ramai, Mas Dhito Ingatkan Pelajar Jauhi Bullying dan Bahaya Pergaulan Bebas

R
R. Syarif Umar Al Faruq P Diterbitkan pada 11 Aug 2026, 16:30 WIB
LBB 2026 Ramai, Mas Dhito Ingatkan Pelajar Jauhi Bullying dan Bahaya Pergaulan Bebas

Banaspatnetseven.com || KEDIRI โ€“ Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, menekankan dua persoalan krusial kepada pelajar saat memberangkatkan Lomba Baris Berbaris (LBB) tingkat SMA di Lapangan Depan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Selasa (11/8/2026). Ia meminta generasi muda menjauhi bullying dan pergaulan bebas demi masa depan daerah.

Dalam amanatnya, Mas Dhito menyampaikan keprihatinan karena masih menerima laporan terkait kasus bullying dan pergaulan bebas yang melibatkan siswa SMA di Kabupaten Kediri. Menurutnya, persoalan itu perlu penanganan serius mengingat dampaknya terhadap perkembangan generasi penerus.

Terkait pencegahan bullying di sekolah, Bupati menegaskan akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Hal itu mengingat kewenangan pendidikan jenjang SMA berada di bawah pemerintah provinsi.

โ€œSaya akan menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kalau ada bullying saya minta (pelakunya) untuk di-Drop Out,โ€ tegas Mas Dhito seusai memberangkatkan peserta.

Selain itu, Bupati juga menyoroti tingginya angka dispensasi pernikahan dini di Kabupaten Kediri sebagai salah satu indikator masih terjadinya pergaulan bebas di kalangan remaja. Ia meminta seluruh peserta LBB menjaga pergaulan, berprestasi, dan tidak terlibat dalam perilaku yang merugikan masa depan.

โ€œNasib Kabupaten ini ada di tangan panjenengan semua,โ€ ujarnya kepada para pelajar.

LBB merupakan kegiatan tahunan yang diikuti jenjang SD, SMP, dan SMA. Tahun ini tingkat SD diikuti 52 pleton, tingkat SMP 120 pleton, dan tingkat SMA 172 pleton. Jumlah peserta SMA mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang berjumlah 110 regu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muksin, mengatakan peningkatan jumlah peserta membuat pelaksanaan LBB tahun ini berlangsung lebih meriah. โ€œUntuk SMA ada peningkatan, tahun kemarin 110 regu, tahun ini sekitar 120 regu,โ€ kata Muksin.

Pelaksanaan LBB tingkat SMA diperkirakan berlangsung hingga sore menjelang petang. Selain menjadi ajang unjuk kedisiplinan, kekompakan, dan keterampilan baris-berbaris, kegiatan ini juga dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai momentum pembinaan karakter generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Kediri berharap kegiatan LBB tidak hanya melahirkan pelajar yang disiplin, tetapi juga berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial.

Para pelajar di Kabupaten Kediri diimbau untuk menjaga pergaulan, saling menghormati, serta tidak melakukan maupun membiarkan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Masa sekolah hendaknya dimanfaatkan untuk mengembangkan prestasi, kedisiplinan, dan kemampuan positif sebagai bekal membangun masa depan Kabupaten Kediri.(yns)

 

Bagikan Artikel Ini

Sebarkan informasi dan artikel ini kepada publik.