Niat Hati Ingin Bermain Menjelang Petang Berujung Duka Mendalam
NGANJUK –Niat hati ingin bermain menjelang petang berujung duka mendalam. Seorang remaja berinisial R asal Desa Bendungrejo, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, meninggal dunia di lokasi proyek pembangunan tempat usaha pada Selasa (18/8/2026).
Insiden fatal yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tersebut bermula saat korban bersama rekannya bermain di area proyek dan mendekati sebuah alat berat yang terparkir. Menurut keterangan saksi di lokasi, korban sempat mencoba menyalakan alat berat tersebut menggunakan kunci sepeda motor Honda Supra miliknya.
S (inisial), rekan korban yang berada di lokasi kejadian, menuturkan bahwa alat berat tersebut mendadak menyala setelah diutak-atik oleh R. Namun, secara tak terduga, keberadaan alat berat yang mulai bergerak tersebut membahayakan A (inisial), adik dari R yang juga berada di sekitar lokasi.
”R mencoba melompat untuk menyelamatkan adiknya yang dalam posisi berbahaya. Tapi naas, R justru terjatuh dan terlindas,” ungkap S.
Saksi lain berinisial K menyebutkan, warga sekitar sebenarnya sempat mengingatkan anak-anak tersebut untuk segera pulang sebelum insiden terjadi. Namun, himbauan tersebut tidak dihiraukan hingga akhirnya terjadi musibah.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi kejadian, Andi, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai permintaan keluarga.
Peristiwa tragis ini tentunya memicu sorotan terkait penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pengamanan area proyek oleh pihak pengembang.
Lokasi pembangunan yang tidak terisolasi dengan baik memicu pertanyaan publik mengenai ketiadaan pagar pembatas, tanda bahaya, maupun petugas keamanan yang seharusnya mensterilkan area kerja dari aktivitas warga sipil, khususnya anak-anak. Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait kelalaian pengamanan di lokasi tersebut.
(Nov)